Beranda » Berita » Cara Daftar OSN 2026 Resmi Dibuka! Ini Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftarannya

Cara Daftar OSN 2026 Resmi Dibuka! Ini Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftarannya

Kementerian Pendidikan resmi mengumumkan cara daftar OSN 2026 bagi seluruh siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat di seluruh Indonesia.

Kompetisi bergengsi ini menjadi ajang pembuktian prestasi akademik siswa, sekaligus tiket emas menuju perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi khusus.

Pendaftaran Olimpiade Sains Nasional tahun ini menerapkan sistem daring terintegrasi, menuntut ketelitian sekolah dalam melakukan sinkronisasi data peserta didik nasional.

Artikel ini akan mengupas tuntas syarat administrasi, jadwal pelaksanaan seleksi tingkat kabupaten, serta panduan teknis registrasi melalui portal resmi BPTI.

Panduan Cara Daftar OSN 2026 Terbaru Secara Online

Balai Pengembangan Talenta Indonesia menetapkan prosedur registrasi satu pintu melalui operator sekolah untuk menjamin validitas data seluruh peserta kompetisi sains.

Sekolah memiliki tanggung jawab penuh dalam mendaftarkan siswa terpilih, memastikan data sinkron dengan Dapodik sebelum batas akhir penutupan registrasi.

1. Login Melalui Portal Registrasi Resmi BPTI

Langkah awal mengharuskan operator sekolah mengakses laman pendaftaran menggunakan akun SDM Pusdatin yang telah terverifikasi aktif pada sistem kementerian pendidikan.

  • Akses Laman Resmi: Operator wajib membuka portal daftar-bpti.kemdikbud.go.id menggunakan peramban mutakhir untuk menghindari kendala teknis saat proses input data berlangsung.
  • Input Kredensial: Sistem akan meminta kombinasi username dan password yang terdaftar pada Jaringan Pengelola Data Pendidikan dan Kebudayaan tanpa terkecuali.
  • Verifikasi Captcha: Fitur keamanan harus diselesaikan dengan benar sebelum menekan tombol masuk untuk memastikan akses dilakukan oleh manusia, bukan robot.

2. Melengkapi Identitas Peserta dan Cabang Lomba

Pengisian formulir elektronik menuntut akurasi tinggi, mengingat kesalahan input nama atau tanggal lahir dapat berakibat fatal pada pencetakan sertifikat juara.

  • Pilih Peserta Didik: Operator menarik data siswa dari database Dapodik, kemudian memilih nama kandidat yang telah lolos seleksi internal tingkat satuan pendidikan.
  • Tentukan Bidang Studi: Setiap siswa hanya diperbolehkan mengikuti satu cabang lomba spesifik sesuai dengan minat dan bakat unggulan yang dimiliki peserta tersebut.
  • Unggah Foto Terbaru: Sistem mewajibkan unggahan pas foto berwarna terbaru dengan latar belakang merah atau biru, berukuran maksimal 2 MB format JPG.

3. Finalisasi Data dan Cetak Kartu Peserta

Tahap akhir registrasi melibatkan pemeriksaan ulang seluruh butir isian sebelum melakukan penguncian data secara permanen pada sistem pendaftaran pusat.

  • Review Ringkasan: Operator sekolah diwajibkan memeriksa pratinjau data registrasi, memastikan tidak ada kesalahan ejaan nama, NISN, maupun pilihan cabang lomba olimpiade.
  • Klik Simpan Permanen: Tombol finalisasi ditekan setelah seluruh data dipastikan valid, karena data yang sudah dikunci tidak dapat diubah kembali dikemudian hari.
  • Unduh Kartu Ujian: Kartu tanda peserta berisi nomor registrasi dan jadwal ujian wajib diunduh, dicetak, serta diserahkan kepada siswa sebagai bukti sah.

Proses pendaftaran dianggap berhasil sepenuhnya apabila operator sekolah telah mengunduh bukti daftar dan kartu peserta bagi seluruh perwakilan siswa.

Jadwal Pelaksanaan OSN-K, OSN-P, dan OSN Nasional 2026

Puspresnas telah merilis linimasa agenda kompetisi sains tahun ini, mulai dari seleksi tingkat kabupaten hingga puncak grand final tingkat nasional.

Peserta didik dan pihak sekolah wajib mencatat tanggal penting berikut agar tidak tertinggal momentum krusial dalam rangkaian seleksi berjenjang ini.

Baca Juga:  Exclude Bansos Artinya Apa? Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
Jadwal OSN 2026
Jenjang Tahapan Seleksi Jadwal Pelaksanaan
SD (Sekolah Dasar) Pendaftaran 1 – 28 Februari 2026
Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 8 Juni 2026
Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P) 6 Juli 2026
Pelaksanaan Tingkat Nasional 25 – 31 Agustus 2026
SMP (Sekolah Menengah Pertama) Pendaftaran 1 – 28 Februari 2026
Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 11 Juni 2026
Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P) 9 Juli 2026
Pelaksanaan Tingkat Nasional 25 – 31 Agustus 2026
SMA (Sekolah Menengah Atas) Pendaftaran 1 – 28 Februari 2026
Sosialisasi OSN 30 Januari 2026
Uji Coba OSN-K Maret 2026
Pelaksanaan OSN-K 6 – 7 Mei 2026
Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P) April – Juni 2026*
Pelaksanaan Tingkat Nasional Agustus – September 2026
Catatan: *Jadwal OSN-P SMA menyesuaikan rilis teknis terbaru. Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu; pantau Instagram Puspresnas untuk informasi terkini.

Jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kebijakan pusat, sehingga pemantauan berkala pada laman resmi BPTI sangat disarankan bagi peserta.

Syarat Peserta OSN Jenjang SD dan MI Tahun 2026

Siswa sekolah dasar yang ingin berpartisipasi wajib memenuhi kriteria administrasi ketat demi menjaga standar kualitas kompetisi sains tingkat dasar ini.

Persyaratan ini mencakup aspek akademis, status kesiswaan, serta kelengkapan dokumen pendukung yang harus diverifikasi oleh kepala sekolah masing-masing satuan pendidikan.

1. Status Kewarganegaraan dan Pendidikan Peserta

Peserta diwajibkan merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan dokumen kependudukan sah serta terdaftar aktif di satuan pendidikan dasar.

  • Terdaftar di Dapodik: Siswa wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid dan terdata aktif pada Data Pokok Pendidikan tahun ajaran berjalan.
  • Jenjang Kelas: Peserta didik yang diperbolehkan mendaftar adalah siswa yang saat ini duduk di bangku kelas 4 atau 5 SD/MI saat pelaksanaan.
  • Bukan Peraih Emas: Siswa yang pernah meraih medali emas pada OSN tingkat nasional jenjang SD di tahun sebelumnya tidak diperkenankan mengikuti lomba kembali.

2. Nilai Rapor dan Rekomendasi Sekolah

Prestasi akademik di sekolah menjadi tolok ukur awal, memastikan peserta memiliki dasar pengetahuan yang cukup untuk bersaing di level kabupaten.

  • Nilai Kompetensi: Peserta wajib memiliki nilai rapor memuaskan untuk mata pelajaran Matematika dan IPA, dibuktikan dengan fotokopi rapor yang telah dilegalisir sekolah.
  • Surat Rekomendasi: Kepala sekolah wajib menerbitkan surat keterangan atau rekomendasi resmi yang menyatakan bahwa siswa tersebut layak mewakili sekolah dalam kompetisi.
  • Kesehatan Jasmani: Peserta harus dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan seleksi yang mungkin memakan waktu panjang.

Pemenuhan seluruh syarat di atas bersifat mutlak, kegagalan dalam melengkapi satu dokumen saja dapat menyebabkan diskualifikasi otomatis sebelum bertanding.

Ketentuan Peserta OSN Jenjang SMP dan MTs Sederajat

Kompetisi jenjang menengah pertama menuntut kualifikasi yang lebih spesifik mengingat tingkat kesulitan soal yang jauh lebih tinggi dibanding jenjang dasar.

Siswa SMP/MTs harus memperhatikan detail persyaratan, terutama terkait batasan partisipasi bagi mantan juara tahun sebelumnya demi pemerataan kesempatan berprestasi.

1. Kriteria Akademik dan Status Siswa

Peserta harus merupakan siswa aktif yang belum pernah tinggal kelas dan memiliki rekam jejak akademis yang baik pada bidang sains.

  • Jenjang Kelas: Kompetisi ini terbuka bagi siswa kelas 7 dan 8 SMP/MTs saat pelaksanaan seleksi tingkat kabupaten dan kota pada tahun 2026.
  • Nilai Rapor: Memiliki nilai mata pelajaran Matematika, IPA, atau IPS di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada semester yang telah ditempuh sebelumnya.
  • Batasan Juara: Peserta didik yang pernah meraih medali emas OSN SMP tingkat nasional pada bidang yang sama tidak diperbolehkan mendaftar kembali.

2. Integritas dan Kelengkapan Administrasi

Selain kemampuan kognitif, aspek kejujuran dan kelengkapan administrasi menjadi sorotan utama panitia seleksi dalam menyaring bibit unggul talenta sains.

  • Pakta Integritas: Setiap peserta wajib menandatangani pakta integritas yang menyatakan kesiapan berkompetisi secara jujur, adil, dan tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apapun.
  • Izin Orang Tua: Surat izin tertulis dari orang tua atau wali murid mutlak diperlukan, mengingat kemungkinan mobilitas peserta jika lolos ke tingkat nasional.
  • Operator Sekolah: Pendaftaran hanya dapat dilakukan oleh sekolah, sehingga siswa dilarang melakukan pendaftaran mandiri tanpa sepengetahuan pihak sekolah yang menaungi peserta didik.
Baca Juga:  Update Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1 2026, Naik atau Tetap? Ini Rinciannya

Kepatuhan terhadap aturan ini diawasi ketat oleh panitia pusat, pelanggaran sekecil apapun akan berdampak pada pencabutan hak kepesertaan sekolah tersebut.

Persyaratan Lengkap OSN Jenjang SMA dan MA 2026

Tingkat persaingan jenjang SMA/MA merupakan yang paling ketat, sehingga persyaratan peserta dibuat sangat rigid untuk menyaring talenta terbaik bangsa.

Siswa SMA menghadapi lebih banyak pilihan bidang lomba, namun aturan mengenai repetisi keikutsertaan juara bertahan tetap diberlakukan secara tegas.

1. Kualifikasi Pendidikan dan Usia Peserta

Panitia menetapkan batasan usia dan jenjang kelas untuk memastikan kompetisi berjalan adil bagi seluruh peserta dari berbagai angkatan pendidikan.

  • Siswa Aktif: Peserta merupakan siswa kelas 10 atau 11 SMA/MA sederajat, siswa kelas 12 tidak diperkenankan mendaftar karena fokus ujian akhir.
  • Batasan Umur: Peserta belum pernah berumur 20 tahun pada tanggal 1 Juli 2026, dibuktikan dengan akta kelahiran atau kartu identitas resmi.
  • Riwayat Prestasi: Tidak pernah meraih medali emas dua kali pada bidang yang sama dalam ajang OSN jenjang SMA/MA pada tahun-tahun sebelumnya.

2. Dokumen dan Persyaratan Khusus Bidang

Beberapa bidang lomba mungkin mensyaratkan kemampuan spesifik tambahan, namun secara umum dokumen administratif berikut wajib dipenuhi oleh semua kandidat.

  • Surat Keterangan: Memiliki surat keterangan masih aktif sebagai siswa dari kepala sekolah, lengkap dengan tanda tangan basah dan stempel resmi instansi pendidikan.
  • Biodata Online: Melengkapi seluruh isian biodata pada laman pendaftaran pusat, termasuk data kontak yang dapat dihubungi untuk keperluan koordinasi darurat.
  • Belum Kuliah: Peserta dipastikan belum pernah atau tidak sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi manapun saat kompetisi OSN 2026 berlangsung.

Verifikasi data siswa SMA akan dilakukan berlapis, mengingat pemenang tingkat ini akan diproyeksikan untuk mewakili Indonesia di kancah internasional.

Cabang Lomba OSN 2026 untuk Seluruh Jenjang Pendidikan

Pemetaan bidang lomba disesuaikan dengan kurikulum nasional, mencakup ilmu murni hingga ilmu terapan yang relevan dengan perkembangan teknologi global.

Peserta diharapkan memilih bidang yang paling dikuasai, karena fokus mendalam pada satu subjek meningkatkan peluang meraih medali di tingkat nasional.

  • Jenjang SD/MI: Terdiri dari dua mata pelajaran fundamental, yaitu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), yang menekankan pada penalaran dan eksplorasi.
  • Jenjang SMP/MTs: Mencakup tiga bidang studi utama, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang terintegrasi.
  • Jenjang SMA/MA: Memiliki 9 bidang lomba meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi yang sangat spesifik.

Setiap bidang memiliki silabus materi uji tersendiri yang dapat diunduh melalui laman resmi BPTI sebagai panduan belajar peserta kompetisi.

Link Pendaftaran OSN 2026 dan Portal Resmi BPTI

Akses informasi yang valid hanya bersumber dari kanal digital resmi pemerintah, menghindari potensi penipuan atau disinformasi yang merugikan peserta didik.

Pusat Prestasi Nasional menyediakan beberapa tautan penting yang wajib disimpan oleh operator sekolah, guru pembimbing, maupun siswa peserta.

  • Portal Pendaftaran: Laman daftar-bpti.kemdikbud.go.id adalah satu-satunya pintu masuk untuk proses registrasi administrasi seluruh jenjang lomba talenta di Indonesia.
  • Informasi Juknis: Unduhan pedoman dan petunjuk teknis pelaksanaan dapat diakses melalui pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id pada menu program ajang talenta sains.
  • Media Sosial: Akun Instagram resmi @puspresnas sering membagikan pembaruan terkini secara real-time mengenai perubahan jadwal atau pengumuman penting lainnya.

Penggunaan tautan di luar domain resmi kemdikbud.go.id sangat tidak disarankan karena berisiko terhadap keamanan data pribadi siswa dan sekolah.

Prosedur Registrasi Akun Operator Sekolah di Portal BPTI

Sekolah yang belum memiliki akses ke portal talenta wajib melakukan registrasi akun operator terlebih dahulu sebelum mendaftarkan siswa binaannya.

Proses ini melibatkan verifikasi data pokok pendidikan, memastikan bahwa akun yang dibuat benar-benar mewakili institusi pendidikan yang sah secara hukum.

  • Akses Laman Registrasi: Buka halaman registrasi akun baru pada portal BPTI, kemudian pilih opsi pendaftaran untuk operator satuan pendidikan atau dinas terkait.
  • Verifikasi Kode Registrasi: Masukkan kode registrasi sekolah (NPSN) dan kode khusus yang terhubung dengan Dapodik untuk memvalidasi legalitas satuan pendidikan tersebut.
  • Isi Data Operator: Lengkapi data diri operator yang ditunjuk kepala sekolah, meliputi Nama Lengkap, NIK, Email aktif, dan Nomor Telepon seluler.
  • Aktivasi Akun: Cek surat elektronik yang masuk pada email terdaftar, lalu klik tautan aktivasi untuk mengaktifkan akun agar dapat digunakan login.
Baca Juga:  Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka! Ini Link Pendaftaran dan Syaratnya

Tanpa akun operator yang aktif dan terverifikasi, sekolah mustahil dapat mendaftarkan siswanya ke ajang OSN, O2SN, maupun FLS2N.

Tahapan Seleksi OSN dari Tingkat Sekolah hingga Nasional

Perjalanan menuju podium juara nasional harus melalui serangkaian seleksi ketat yang dirancang untuk menguji ketahanan mental dan intelektual peserta.

Sistem gugur diterapkan pada setiap tahapan, artinya hanya peserta dengan nilai di atas ambang batas yang berhak melaju ke babak selanjutnya.

  • Seleksi Sekolah (OSN-S): Sekolah melakukan seleksi internal untuk memilih maksimal 5 wakil terbaik per bidang lomba yang akan dikirim ke tingkat kabupaten.
  • Tingkat Kabupaten (OSN-K): Seleksi massal pertama secara daring, menyaring peserta terbaik di setiap kabupaten/kota untuk melaju ke tingkat provinsi dengan kuota tertentu.
  • Tingkat Provinsi (OSN-P): Penyaringan ketat para juara kabupaten untuk memperebutkan tiket terbatas menuju tingkat nasional, soal ujian jauh lebih kompleks.
  • Tingkat Nasional (OSN): Babak final yang mempertemukan talenta terbaik se-Indonesia untuk memperebutkan medali Emas, Perak, dan Perunggu serta piala bergilir.

Setiap tahapan memiliki tingkat kesulitan soal yang bertingkat, menuntut persiapan belajar yang konsisten dan terarah dari para peserta.

Ketentuan Spesifikasi Perangkat Tes OSN Berbasis Teknologi

Pelaksanaan OSN-K dan OSN-P mayoritas dilakukan secara daring atau semi-daring, sehingga kesiapan infrastruktur teknologi menjadi faktor penentu kelancaran ujian.

Panitia pusat menetapkan standar minimal perangkat keras dan jaringan internet yang harus dipenuhi sekolah untuk mencegah kendala teknis saat tes.

  • Koneksi Internet: Jaringan internet stabil dengan bandwidth minimal 2 Mbps per klien sangat disarankan untuk menjamin kelancaran unduh soal dan unggah jawaban.
  • Perangkat Komputer: PC atau Laptop dengan sistem operasi Windows 10/11 atau macOS terbaru, memiliki RAM minimal 4GB dan ruang penyimpanan yang cukup.
  • Aplikasi Ujian: Wajib menginstal aplikasi client OSN terbaru yang dirilis BPTI, pastikan versi aplikasi sesuai dengan petunjuk teknis tahun 2026.
  • Kamera Pengawas: Webcam berfungsi baik wajib tersedia pada perangkat, karena sistem pengawasan (proctoring) akan merekam aktivitas peserta selama ujian berlangsung.

Kegagalan teknis akibat perangkat yang tidak memenuhi spesifikasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta dan sekolah, bukan panitia pusat penyelenggara.

Manfaat dan Keuntungan Menjadi Juara Olimpiade Sains Nasional

Motivasi mengikuti kompetisi berat ini tentu didasari oleh berbagai keuntungan strategis yang bisa didapatkan oleh para pemenang medali nasional.

Selain kebanggaan, sertifikat juara OSN memiliki “kesaktian” administratif yang sangat berguna untuk jenjang pendidikan lanjutan di masa depan.

  • Jalur Prestasi PTN: Medalis OSN SMA memiliki peluang sangat besar diterima di PTN favorit (UI, ITB, UGM) tanpa tes melalui jalur prestasi (SNBP).
  • Beasiswa Pendidikan: Pemerintah dan pihak swasta seringkali memberikan beasiswa penuh hingga sarjana bagi para talenta sains yang terbukti berprestasi di level nasional.
  • Timnas Internasional: Juara OSN akan dipanggil mengikuti pelatihan nasional (Pelatnas) untuk seleksi menjadi wakil Indonesia di olimpiade sains tingkat internasional.
  • Rekognisi Portofolio: Sertifikat OSN menjadi poin plus yang sangat kuat dalam portofolio siswa saat melamar beasiswa luar negeri atau program pertukaran pelajar.

Prestasi di ajang OSN bukan sekadar piala, melainkan investasi masa depan yang membuka pintu kesempatan akademik seluas-luasnya bagi siswa.

Penutup

Pendaftaran OSN 2026 merupakan momentum krusial yang tidak boleh dilewatkan oleh sekolah dan siswa berprestasi di seluruh pelosok negeri.

Persiapan matang mulai dari administrasi hingga penguasaan materi menjadi kunci sukses menembus ketatnya persaingan olimpiade sains paling bergengsi ini.

Sekolah diharapkan proaktif memantau informasi di laman BPTI, memastikan tidak ada siswa potensial yang gagal mendaftar akibat kelalaian teknis.

Pertanyaan Umum (FAQ) OSN 2026

Kapan batas akhir pendaftaran OSN-K 2026?
Pendaftaran OSN tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) tahun 2026 dijadwalkan akan ditutup pada akhir Februari 2026. Operator sekolah wajib menyelesaikan proses sinkronisasi data sebelum tanggal 28 Februari pukul 23.59 WIB.
Apakah siswa bisa mendaftar OSN secara mandiri?
Tidak bisa. Pendaftaran OSN wajib dilakukan secara kolektif oleh pihak sekolah melalui operator yang memiliki akses ke portal BPTI menggunakan akun SDM Pusdatin yang terverifikasi.
Berapa biaya pendaftaran untuk mengikuti OSN 2026?
Seluruh rangkaian seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) mulai dari tingkat sekolah, kabupaten, provinsi, hingga nasional tidak dipungut biaya apapun (gratis) oleh pemerintah pusat.
Bolehkah satu siswa mengikuti dua cabang lomba sekaligus?
Tidak diperbolehkan. Setiap peserta didik hanya diizinkan untuk mendaftar dan mengikuti satu cabang lomba saja dalam satu periode pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional tahun berjalan.
Bagaimana jika lupa password akun portal pendaftaran?
Operator sekolah dapat menggunakan fitur “Lupa Password” pada laman login SDM Pusdatin atau menghubungi admin dinas pendidikan setempat untuk melakukan reset kredensial akun sekolah.
Apakah juara OSN tahun lalu boleh ikut lagi?
Boleh, dengan catatan peserta tersebut belum pernah meraih medali emas pada jenjang dan bidang yang sama. Peraih medali perak dan perunggu diperbolehkan mencoba kembali.