PPPK BGN 2026 langsung menyedot perhatian publik setelah muncul kabar rencana pembukaan rekrutmen besar-besaran di Badan Gizi Nasional. Informasi ini jadi harapan baru bagi banyak pencari kerja yang mengincar status ASN.
Di tengah tingginya minat terhadap seleksi PPPK, nama BGN menjadi sorotan karena kebutuhan pegawai yang sangat besar dan perannya yang strategis dalam program nasional bidang gizi. Tidak sedikit yang mulai bersiap sejak dini.
Namun, di balik antusiasme tersebut, masih banyak pertanyaan muncul. Apakah PPPK BGN 2026 sudah resmi dibuka, apa saja formasinya, bagaimana syaratnya, dan kapan jadwal seleksi dimulai. Semua itu perlu dilihat dari sumber resmi agar tidak salah langkah.
PPPK BGN 2026 Dibuka atau Belum? Ini Informasi Resmi Terbarunya
Kabar tentang PPPK BGN 2026 dibuka bukan sekadar isu. Informasi ini mencuat setelah adanya pernyataan resmi dari pimpinan Badan Gizi Nasional yang menyebut rencana pembukaan rekrutmen PPPK tahap lanjutan pada tahun 2026.
Mengacu pada pemberitaan media nasional dan keterangan yang disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, BGN memang berencana membuka rekrutmen PPPK tahap 3 dan 4 pada 2026. Rekrutmen ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pegawai dalam jumlah besar.
Meski demikian, hingga akhir Januari 2026, BGN belum mengumumkan tanggal resmi pembukaan pendaftaran PPPK tahap 3 dan 4. Hal ini karena instansi tersebut masih memfokuskan penyelesaian rekrutmen PPPK tahap 2 yang berlangsung hingga 31 Januari 2026.
Beberapa poin penting yang perlu dicatat:
- PPPK BGN 2026 sudah direncanakan secara resmi
- Belum ada tanggal pasti pembukaan pendaftaran tahap 3 dan 4
- Proses masih menunggu rampungnya rekrutmen tahap sebelumnya
Informasi ini penting agar pelamar tidak terjebak jadwal palsu atau pengumuman tidak resmi yang beredar di media sosial.
Apa Itu PPPK BGN dan Tugas Badan Gizi Nasional
PPPK BGN adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang ditempatkan di Badan Gizi Nasional. BGN sendiri merupakan lembaga pemerintah yang memiliki tugas strategis dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan nasional di bidang gizi.
Badan Gizi Nasional berperan penting dalam mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui intervensi gizi, pencegahan stunting, dan penguatan sistem pangan bergizi.
Tugas utama Badan Gizi Nasional meliputi:
- Penyusunan kebijakan nasional bidang gizi
- Koordinasi program perbaikan gizi masyarakat
- Pelaksanaan program strategis gizi nasional
- Monitoring dan evaluasi kebijakan gizi
Dengan peran sebesar ini, kebutuhan SDM di BGN menjadi sangat besar dan beragam, sehingga pembukaan PPPK BGN menjadi langkah logis dan strategis.
Formasi PPPK BGN 2026 yang Dibuka untuk Tenaga Teknis dan Pendukung
Formasi PPPK BGN 2026 menjadi salah satu daya tarik utama karena jumlahnya yang sangat besar. BGN menargetkan total penerimaan pegawai hingga 99 ribu orang pada 2026, dengan kuota tahap 3 dan 4 mencapai 32.460 formasi.
Formasi tersebut dibuka untuk masyarakat umum dan mencakup berbagai posisi teknis serta pendukung operasional.
Secara garis besar, formasi PPPK BGN mencakup:
- Tenaga gizi
- Akuntan
- Tenaga administrasi
- Tenaga teknis pendukung SPPG
- Formasi lain sesuai kebutuhan operasional BGN
Berikut gambaran kuota rekrutmen PPPK BGN berdasarkan tahapan:
| Tahapan | Jumlah Formasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Tahap 1 | 2.080 | Diangkat per 1 Juli 2025 |
| Tahap 2 | 32.000 | Proses hingga 31 Januari 2026 |
| Tahap 3 & 4 | 32.460 | Direncanakan dibuka 2026 |
Jumlah formasi yang besar ini membuka peluang luas bagi pelamar dari berbagai latar belakang pendidikan yang sesuai.
Syarat Pendaftaran PPPK BGN 2026 yang Wajib Dipenuhi Pelamar
Meski jadwal resmi belum diumumkan, calon pelamar PPPK BGN sudah bisa mempersiapkan diri dengan memahami syarat pendaftaran yang umumnya diberlakukan.
Berdasarkan ketentuan rekrutmen PPPK dan informasi dari BGN, dokumen dan persyaratan yang perlu disiapkan antara lain:
- Kartu Tanda Penduduk
- Kartu Keluarga
- Ijazah terakhir sesuai formasi
- Transkrip nilai
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian
- Surat keterangan sehat dan bebas narkoba
- Surat pengalaman kerja jika dipersyaratkan
- Pas foto terbaru
Seluruh dokumen wajib dipindai dengan jelas dan sesuai ketentuan. Kesalahan atau dokumen buram berisiko menyebabkan pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Jadwal Seleksi PPPK BGN 2026 Lengkap dari Pendaftaran hingga Pengumuman
Jadwal seleksi PPPK BGN masih bersifat tentatif karena menunggu pengumuman resmi dari pemerintah dan BGN. Namun, pelamar dapat melihat gambaran alur waktu berdasarkan pola seleksi PPPK sebelumnya.
Berikut “estimasi” jadwal seleksi PPPK BGN 2026:
| Tahapan Seleksi | Perkiraan Waktu | Keterangan |
| Pengumuman Formasi | Menyusul | Menunggu rilis resmi |
| Pendaftaran Online | Menyusul | Melalui SSCASN |
| Seleksi Administrasi | Setelah pendaftaran | Verifikasi dokumen |
| Seleksi Kompetensi | Tahap lanjutan | Berbasis CAT |
| Pengumuman Hasil | Akhir tahapan | Sesuai jadwal BKN |
Pelamar disarankan hanya mengacu pada jadwal yang diumumkan melalui portal resmi pemerintah.
Cara Daftar PPPK BGN 2026 Melalui Portal Resmi
Pendaftaran PPPK BGN 2026 dilakukan secara terpusat melalui portal resmi SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara.
Langkah-langkah pendaftaran PPPK BGN:
- Akses laman sscasn.bkn.go.id
- Buat akun menggunakan NIK dan data kependudukan
- Lengkapi biodata dan pilih formasi PPPK BGN
- Unggah seluruh dokumen persyaratan
- Pilih satu lokasi ujian
- Cetak kartu pendaftaran dan kartu ujian
Pelamar hanya diperbolehkan memilih satu formasi dan satu lokasi ujian. Ketelitian dalam mengunggah dokumen menjadi kunci utama agar tidak gugur di tahap awal.
Dengan memahami seluruh informasi resmi ini, persiapan menghadapi PPPK BGN bisa dilakukan lebih matang sejak sekarang.
Tahapan Seleksi PPPK BGN 2026: Administrasi hingga Kompetensi
Seleksi PPPK BGN mengikuti mekanisme nasional pengadaan PPPK yang dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara. Seluruh tahapan dirancang berlapis agar proses rekrutmen berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.
Secara umum, tahapan seleksi PPPK BGN terdiri dari beberapa langkah utama yang wajib dilalui pelamar.
Tahapan seleksi PPPK BGN 2026 meliputi:
- Pengumuman formasi resmi melalui portal SSCASN
- Pendaftaran dan unggah dokumen secara online
- Seleksi administrasi oleh instansi
- Seleksi kompetensi berbasis CAT
- Pengumuman kelulusan
Seleksi administrasi menjadi tahap awal yang krusial karena bersifat gugur. Pelamar yang tidak memenuhi syarat dokumen tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Pada tahap seleksi kompetensi, peserta akan mengikuti ujian berbasis komputer dengan materi yang disesuaikan dengan jabatan yang dilamar. Tahapan ini menjadi penentu utama kelulusan PPPK BGN 2026.
Sistem Penilaian dan Kelulusan PPPK BGN 2026
Sistem penilaian PPPK BGN 2026 mengacu pada kebijakan nasional PPPK yang menekankan objektivitas hasil ujian. Penilaian tidak dipengaruhi usia, latar belakang daerah, maupun status pelamar.
Nilai kelulusan ditentukan berdasarkan hasil seleksi kompetensi yang dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test.
Komponen penilaian PPPK BGN umumnya mencakup:
- Kompetensi teknis sesuai jabatan
- Kompetensi manajerial
- Kompetensi sosial kultural
- Wawancara berbasis komputer
Setiap komponen memiliki bobot nilai tersendiri sesuai ketentuan pemerintah. Peserta dengan nilai tertinggi dalam formasi yang sama berpeluang besar dinyatakan lulus.
Berikut gambaran umum sistem penilaian PPPK:
| Komponen Penilaian | Metode | Keterangan |
| Kompetensi Teknis | CAT | Sesuai jabatan |
| Manajerial | CAT | Kepemimpinan dan etika |
| Sosial Kultural | CAT | Interaksi sosial |
| Wawancara | CAT | Integritas dan moralitas |
Sistem ini memastikan kelulusan ditentukan murni oleh kemampuan dan kesiapan pelamar.
Perbedaan PPPK BGN dengan PPPK Instansi Lain
PPPK BGN memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan PPPK di instansi lain, terutama dari sisi tugas, lingkungan kerja, dan fokus program.
Perbedaan ini penting dipahami agar pelamar bisa menyesuaikan pilihan formasi dengan latar belakang dan minat masing-masing.
Berikut perbedaan utama PPPK BGN dengan PPPK instansi lain:
| Aspek | PPPK BGN | PPPK Instansi Lain |
| Fokus Tugas | Program gizi nasional | Tugas sektoral instansi |
| Lingkup Kerja | SPPG dan program lapangan | Administrasi/pelayanan |
| Formasi Dominan | Gizi, teknis, pendukung | Variatif sesuai instansi |
| Target Program | Pencegahan stunting | Fungsi instansi |
Dengan fokus khusus pada isu gizi, PPPK BGN menawarkan pengalaman kerja yang lebih banyak bersentuhan langsung dengan program prioritas nasional.
Tips Lolos Seleksi PPPK BGN Berdasarkan Ketentuan Terbaru
Persaingan PPPK BGN diprediksi ketat mengingat kuota besar dan minat pelamar yang tinggi. Karena itu, persiapan matang menjadi kunci utama.
Beberapa tips yang bisa dilakukan agar peluang lolos seleksi PPPK BGN 2026 lebih besar antara lain:
- Pastikan seluruh dokumen diunggah sesuai ketentuan dan terbaca jelas
- Pilih formasi yang benar-benar sesuai dengan latar belakang pendidikan
- Pelajari materi kompetensi teknis sesuai jabatan
- Latihan soal CAT secara rutin
- Ikuti informasi resmi dari SSCASN dan BGN
Selain persiapan teknis, kedisiplinan memantau pengumuman resmi juga sangat penting. Banyak pelamar gugur bukan karena nilai rendah, tetapi karena terlambat mengikuti tahapan.
Dengan strategi yang tepat dan pemahaman menyeluruh tentang proses seleksi, peluang lolos PPPK BGN akan terbuka lebih lebar.
Penutup
PPPK BGN 2026 menjadi salah satu peluang terbesar bagi masyarakat yang ingin berkontribusi langsung dalam program strategis nasional di bidang gizi. Dengan rencana pembukaan puluhan ribu formasi, kesempatan ini patut dipersiapkan sejak dini.
Meski jadwal resmi pendaftaran belum diumumkan, arah kebijakan BGN sudah cukup jelas. Pemerintah berkomitmen memperkuat Badan Gizi Nasional sebagai ujung tombak pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak dan kelompok rentan.
Kunci menghadapi PPPK BGN adalah kesiapan dokumen, pemahaman alur seleksi, serta disiplin memantau informasi resmi. Dengan strategi yang tepat, peluang untuk lolos dan menjadi bagian dari PPPK BGN akan semakin terbuka.