<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BPJS Mandiri ke PBI Arsip - Desapandakgede.id</title>
	<atom:link href="https://desapandakgede.id/tag/bpjs-mandiri-ke-pbi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Media Terupdate Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Apr 2026 23:26:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://desapandakgede.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-Favicon-Logo-Website-Desapandakgede.id_-32x32.png</url>
	<title>BPJS Mandiri ke PBI Arsip - Desapandakgede.id</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BPJS Mandiri ke PBI 2026: Cara Pindah Online &#038; Offline, dan Syarat Terbaru</title>
		<link>https://desapandakgede.id/bpjs-mandiri-ke-pbi-2026-cara-pindah-online-offline-dan-syarat-terbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rizky Febriansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:26:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Mandiri ke PBI]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS PBI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://desapandakgede.id/?p=1009</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernah kaget saat mau berobat tapi status BPJS tiba-tiba nonaktif? Situasi ini ramai sejak awal ... </p>
<p class="read-more-container"><a title="BPJS Mandiri ke PBI 2026: Cara Pindah Online &#38; Offline, dan Syarat Terbaru" class="read-more button" href="https://desapandakgede.id/bpjs-mandiri-ke-pbi-2026-cara-pindah-online-offline-dan-syarat-terbaru/#more-1009" aria-label="Baca selengkapnya tentang BPJS Mandiri ke PBI 2026: Cara Pindah Online &#38; Offline, dan Syarat Terbaru">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://desapandakgede.id/bpjs-mandiri-ke-pbi-2026-cara-pindah-online-offline-dan-syarat-terbaru/">BPJS Mandiri ke PBI 2026: Cara Pindah Online &amp; Offline, dan Syarat Terbaru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://desapandakgede.id">Desapandakgede.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pernah kaget saat mau berobat tapi status BPJS tiba-tiba nonaktif? Situasi ini ramai sejak awal 2026 setelah pemerintah memperbarui data sosial ekonomi nasional. Banyak peserta baru sadar perubahan status terjadi tanpa pemberitahuan panjang.</p>



<p>Isu ini langsung diklarifikasi oleh BPJS Kesehatan dan Kementerian Sosial. Penonaktifan bukan keputusan sepihak, melainkan hasil pemadanan data kesejahteraan yang diatur regulasi resmi.</p>



<p>Perubahan ini memicu lonjakan pencarian cara pindah BPJS Mandiri ke PBI 2026. Alur online dan offline, syarat terbaru, hingga peluang reaktivasi jadi topik penting yang perlu dipahami secara utuh.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kebijakan BPJS PBI 2026 yang Perlu Dipahami</h2>



<p>Perubahan status BPJS PBI pada 2026 terjadi akibat pemutakhiran data sosial ekonomi nasional. Pemerintah menyesuaikan penerima bantuan agar tepat sasaran dan sesuai kondisi lapangan terkini.</p>



<p>Pemadanan dilakukan lintas kementerian dengan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Proses ini berjalan bertahap sejak akhir 2025 dan berdampak langsung pada kepesertaan jaminan kesehatan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Landasan Regulasi yang Mengatur PBI</h3>



<p>Dasar hukum PBI tetap mengacu pada regulasi nasional yang masih berlaku hingga 2026. Penetapan peserta bukan kewenangan BPJS, melainkan hasil keputusan pemerintah pusat.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan</li>



<li>Peraturan Menteri Sosial Nomor 21 Tahun 2019 tentang Penyaluran Bantuan Iuran</li>



<li>Keputusan penetapan peserta oleh Kementerian Sosial</li>
</ol>



<p>Setelah regulasi diterapkan, BPJS hanya menjalankan pembaruan status di sistem. Perubahan ini bersifat administratif dan tidak dipengaruhi pengajuan sepihak peserta.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peran Data Sosial Ekonomi Nasional</h3>



<p>Data sosial ekonomi menjadi penentu utama kelayakan PBI. Peserta yang tidak lagi masuk kategori fakir miskin atau rentan miskin berpotensi dinonaktifkan.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Menggunakan pemadanan NIK Dukcapil</li>



<li>Mengacu pada desil kesejahteraan nasional</li>



<li>Diverifikasi melalui pemerintah daerah</li>
</ol>



<p>Pemutakhiran data dilakukan berkala sehingga status bisa berubah mengikuti kondisi terbaru. Inilah alasan pengecekan rutin menjadi krusial.</p>



<p>Kebijakan PBI 2026 menekankan ketepatan sasaran. Peserta perlu memahami bahwa perubahan status bukan kesalahan sistem, melainkan hasil evaluasi nasional.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Alasan Umum BPJS Mandiri Ingin Beralih ke PBI</h2>



<p>Keinginan pindah dari BPJS Mandiri ke PBI muncul karena tekanan ekonomi. Kenaikan kebutuhan hidup membuat iuran bulanan terasa berat bagi sebagian keluarga.</p>



<p>Selain faktor ekonomi, penonaktifan PBI lama juga mendorong peserta mandiri mencari jaminan gratis. PBI dianggap solusi agar akses layanan kesehatan tetap terjaga.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dampak Penonaktifan PBI Sebelumnya</h3>



<p>Penonaktifan mendadak sering baru terasa saat butuh layanan kesehatan. Kondisi ini menimbulkan kepanikan dan keluhan luas di masyarakat.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Tidak bisa mengakses layanan rawat jalan</li>



<li>Proses administrasi mendadak saat sakit</li>



<li>Beban biaya harus ditanggung pribadi</li>
</ol>



<p>Situasi ini membuat banyak orang memilih jalur aman dengan mengajukan PBI kembali melalui mekanisme resmi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pertimbangan Ekonomi Rumah Tangga</h3>



<p>PBI menawarkan jaminan tanpa iuran bulanan. Bagi keluarga rentan, ini menjadi penopang penting keberlangsungan layanan kesehatan.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Iuran ditanggung pemerintah</li>



<li>Tidak ada kewajiban pembayaran rutin</li>



<li>Perlindungan kesehatan tetap aktif</li>
</ol>



<p>Meski demikian, kelayakan tetap menjadi syarat utama. Tidak semua peserta mandiri otomatis bisa beralih ke PBI.</p>



<p>Alasan pindah ke PBI didorong kebutuhan nyata. Namun prosesnya harus mengikuti penilaian objektif pemerintah.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Syarat Resmi Pindah BPJS Mandiri ke PBI 2026</h2>



<p>Perpindahan dari BPJS Mandiri ke PBI tidak bisa dilakukan otomatis. Status hanya berubah setelah penetapan resmi pemerintah melalui Kementerian Sosial.</p>



<p>Syarat ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran. Peserta harus memenuhi kriteria administratif dan sosial ekonomi yang ditetapkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kriteria Utama Peserta yang Diterima</h3>



<p>Kriteria dasar ditetapkan dalam regulasi sosial. Peserta wajib tercatat dalam sistem nasional dan memenuhi kategori kesejahteraan tertentu.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Warga Negara Indonesia</li>



<li>Memiliki NIK valid di Dukcapil</li>



<li>Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional</li>
</ul>



<p>Tanpa terpenuhinya kriteria ini, pengajuan tidak dapat diproses lebih lanjut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan</h3>



<p>Dokumen menjadi bukti administratif kelayakan. Kelengkapan berkas mempercepat proses verifikasi di tingkat daerah.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga</li>



<li>Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan</li>



<li>Materai 10000</li>



<li>Bukti pelunasan iuran BPJS terakhir</li>



<li>Kartu BPJS Mandiri atau KIS aktif</li>
</ul>



<p>Setelah dokumen lengkap, pengajuan bisa dilakukan sesuai jalur yang dipilih.</p>



<p>Syarat pindah ke PBI bersifat ketat namun jelas. Kepatuhan pada kriteria resmi menjadi kunci utama persetujuan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mekanisme Pindah BPJS Mandiri ke PBI Secara Online dan Offline</h2>



<p>Pengajuan pindah ke PBI dapat dilakukan melalui jalur digital maupun tatap muka. Pilihan mekanisme disesuaikan kondisi dan akses masing-masing peserta.</p>



<p>Kedua jalur memiliki alur berbeda namun berujung pada verifikasi Kementerian Sosial. Tidak ada jalur instan tanpa proses penilaian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Alur Pengajuan Online Melalui Aplikasi Resmi</h3>



<p>Pengajuan online memanfaatkan aplikasi layanan JKN. Namun peserta harus sudah terdaftar dalam DTSEN sebelum memulai proses.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Unduh dan masuk aplikasi Mobile JKN</li>



<li>Pilih menu Perubahan Data Peserta</li>



<li>Tentukan anggota keluarga yang diajukan</li>



<li>Ajukan perubahan segmen kepesertaan</li>



<li>Setujui syarat dan ikuti panduan sistem</li>
</ol>



<p>Setelah diajukan, status menunggu verifikasi pemerintah daerah dan pusat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tahapan Pengajuan Offline di Daerah</h3>



<p>Jalur offline dilakukan melalui kelurahan dan Dinas Sosial. Proses ini cocok bagi wilayah dengan keterbatasan akses digital.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Cek dan daftar DTSEN melalui kelurahan</li>



<li>Menunggu verifikasi sekitar 3 bulan</li>



<li>Ajukan berkas ke Dinas Sosial kabupaten atau kota</li>



<li>Menunggu penilaian kelayakan</li>



<li>Penetapan oleh Kementerian Sosial</li>
</ol>



<p>Jika disetujui, status PBI aktif otomatis di sistem BPJS. Jalur online dan offline sama-sama sah. Pilihan mekanisme tidak memengaruhi hasil selama syarat terpenuhi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ketentuan Tunggakan Iuran Setelah Beralih ke BPJS PBI</h2>



<p>Tunggakan iuran BPJS Mandiri tetap menjadi kewajiban meski status kepesertaan berubah menjadi PBI. Aturan ini menegaskan bahwa bantuan iuran tidak menghapus kewajiban lama yang sudah tercatat.</p>



<p>Ketentuan tunggakan merujuk regulasi nasional yang masih berlaku. BPJS hanya memfasilitasi skema penyelesaian agar beban pembayaran lebih ringan dan terukur.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Aturan Hukum Terkait Tunggakan Peserta</h3>



<p>Dasar hukum tunggakan diatur dalam regulasi jaminan kesehatan. Tidak ada klausul penghapusan tunggakan meski peserta beralih segmen.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Tunggakan tidak dihapus otomatis</li>



<li>Status PBI tidak menghapus kewajiban lama</li>



<li>Pencatatan tunggakan tetap aktif di sistem</li>
</ol>



<p>Ketentuan ini berlaku nasional tanpa pengecualian daerah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Opsi Penyelesaian Tunggakan yang Disediakan</h3>



<p>BPJS menyediakan mekanisme cicilan untuk membantu peserta. Skema ini dapat diakses tanpa harus datang ke kantor cabang.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Program cicilan bertahap</li>



<li>Pengajuan melalui aplikasi Mobile JKN</li>



<li>Alternatif layanan di kantor BPJS terdekat</li>
</ol>



<p>Dengan cicilan, beban finansial menjadi lebih terkontrol. Peserta tetap disarankan menyelesaikan kewajiban agar tidak muncul kendala layanan di kemudian hari.</p>



<p>Pemahaman soal tunggakan mencegah salah persepsi. Peralihan ke PBI fokus pada iuran berjalan, bukan kewajiban masa lalu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Prosedur Reaktivasi BPJS PBI yang Dinonaktifkan</h2>



<p>Reaktivasi PBI menjadi jalur penting bagi peserta yang masih membutuhkan layanan kesehatan. Pemerintah membuka ruang pemulihan status dengan syarat tertentu.</p>



<p>Kebijakan ini diterapkan di berbagai daerah sejak awal 2026. Tujuannya memastikan warga rentan tetap mendapat akses layanan dasar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Reaktivasi untuk Kondisi Kesehatan Mendesak</h3>



<p>Peserta yang sedang sakit mendapat prioritas penanganan. Reaktivasi bisa dilakukan cepat dengan batas waktu administrasi yang jelas.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Reaktivasi mandiri melalui Mobile JKN</li>



<li>Layanan langsung di kantor BPJS</li>



<li>Batas pengurusan 3 x 24 jam</li>
</ul>



<p>Skema ini memberi ruang aman saat kondisi darurat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Reaktivasi Melalui Dinas Sosial</h3>



<p>Peserta yang tidak dalam kondisi darurat dapat menempuh jalur sosial. Proses ini menitikberatkan verifikasi ulang data kesejahteraan.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Mengajukan pembaruan DTSEN</li>



<li>Verifikasi lapangan oleh petugas</li>



<li>Usulan ke Kementerian Sosial</li>



<li>Penetapan ulang status PBI</li>
</ul>



<p>Jika kembali masuk desil layak, status dipulihkan otomatis. Proses ini memastikan bantuan tetap tepat sasaran.</p>



<p>Reaktivasi BPJS PBI bukan jalur instan. Namun mekanismenya disiapkan agar warga rentan tidak kehilangan perlindungan kesehatan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jadwal dan Estimasi Waktu Proses Pindah ke PBI 2026</h2>



<p>Proses pindah ke PBI tidak terjadi seketika. Setiap tahapan memiliki estimasi waktu berbeda tergantung jalur dan kelengkapan data.</p>



<p>Pemahaman jadwal membantu mengatur ekspektasi. Peserta tidak perlu panik saat status belum berubah dalam waktu singkat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Estimasi Tahapan Proses Perpindahan</h3>



<p>Berikut gambaran waktu berdasarkan praktik lapangan dan ketentuan resmi. </p>



<table style="width:100%; border-collapse:collapse; box-shadow:0 2px 6px rgba(0,0,0,0.08);"> <thead> <tr style="background:#1e6bd6; color:#fff;"> <th style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">Tahapan</th> <th style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">Estimasi Waktu</th> </tr> </thead> <tbody> <tr style="background:#ffffff;"> <td style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">Pendaftaran DTSEN</td> <td style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">1–3 bulan</td> </tr> <tr style="background:#f7f9fc;"> <td style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">Verifikasi Dinas Sosial</td> <td style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">2–4 minggu</td> </tr> <tr style="background:#ffffff;"> <td style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">Penetapan Kementerian Sosial</td> <td style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">2–6 minggu</td> </tr> <tr style="background:#f7f9fc;"> <td style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">Aktivasi di Sistem BPJS</td> <td style="padding:10px; border:1px solid #ddd;">1–7 hari</td> </tr> </tbody> </table>



<p>Waktu dapat berbeda tiap daerah tergantung beban verifikasi dan kelengkapan berkas.</p>



<p>Sebagai penutup, kesabaran menjadi kunci selama proses berjalan. Pengecekan berkala membantu memastikan tidak ada tahapan terlewat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Mengecek Status Kepesertaan Secara Mandiri</h2>



<p>Pengecekan status penting agar tidak kaget saat membutuhkan layanan. Pemerintah dan BPJS menyediakan beberapa kanal resmi yang mudah diakses.</p>



<p>Langkah pencegahan ini dianjurkan agar perubahan status diketahui lebih awal.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kanal Resmi Pengecekan Status</h3>



<p>Pengecekan dapat dilakukan tanpa biaya dan tersedia hampir sepanjang waktu.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Aplikasi Mobile JKN</li>



<li>WhatsApp PANDAWA 0811-8-165-165</li>



<li>Care Center 165</li>



<li>Kantor BPJS Kesehatan terdekat</li>
</ul>



<p>Semua kanal terhubung langsung dengan sistem kepesertaan nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Waktu Ideal Melakukan Pengecekan</h3>



<p>Pengecekan sebaiknya dilakukan rutin. Terutama setelah pembaruan data atau pengajuan perubahan status.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Setelah pemadanan data nasional</li>



<li>Sebelum kontrol rutin</li>



<li>Saat pindah segmen kepesertaan</li>
</ul>



<p>Dengan langkah sederhana ini, risiko penolakan layanan bisa dihindari. Kebiasaan mengecek status memberi rasa aman. Informasi dini selalu lebih baik daripada panik saat darurat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup Akhir</h2>



<p>Peralihan BPJS Mandiri ke PBI 2026 menjadi topik krusial di tengah pembaruan data nasional. Prosesnya jelas, berbasis regulasi, dan diawasi lintas lembaga.</p>



<p>Pemahaman alur, syarat, serta opsi reaktivasi membantu menghindari kepanikan. Dengan mengikuti mekanisme resmi, perlindungan kesehatan tetap bisa dijaga secara berkelanjutan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">FAQ Seputar Pertanyaan Pindah BPJS Mandiri ke PBI 2026</h2>



<!-- FAQ Accordion BPJS Mandiri ke PBI 2026 -->
<div class="faq-bpjs-wrapper">

  <div class="faq-item">
    <button class="faq-question">
      <span><strong>Apakah BPJS Mandiri bisa pindah ke PBI tahun 2026?</strong></span>
      <span class="faq-icon">+</span>
    </button>
    <div class="faq-answer">
      Bisa, namun perpindahan dari BPJS Mandiri ke PBI tidak dilakukan otomatis dan wajib melalui penetapan Kementerian Sosial berdasarkan data kesejahteraan terbaru.
    </div>
  </div>

  <div class="faq-item">
    <button class="faq-question">
      <span><strong>Apa syarat utama pindah BPJS Mandiri ke PBI?</strong></span>
      <span class="faq-icon">+</span>
    </button>
    <div class="faq-answer">
      Syarat utamanya adalah WNI, memiliki NIK valid di Dukcapil, serta terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional sesuai kriteria fakir miskin atau rentan miskin.
    </div>
  </div>

  <div class="faq-item">
    <button class="faq-question">
      <span><strong>Apakah pindah ke PBI bisa dilakukan secara online?</strong></span>
      <span class="faq-icon">+</span>
    </button>
    <div class="faq-answer">
      Bisa, pengajuan perubahan segmen kepesertaan dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN dengan catatan data peserta sudah tercatat dalam DTSEN.
    </div>
  </div>

  <div class="faq-item">
    <button class="faq-question">
      <span><strong>Bagaimana jika masih memiliki tunggakan BPJS Mandiri?</strong></span>
      <span class="faq-icon">+</span>
    </button>
    <div class="faq-answer">
      Tunggakan BPJS Mandiri tetap wajib dilunasi meskipun sudah beralih ke PBI karena bantuan iuran tidak menghapus kewajiban pembayaran sebelumnya.
    </div>
  </div>

  <div class="faq-item">
    <button class="faq-question">
      <span><strong>Berapa lama proses pindah BPJS Mandiri ke PBI?</strong></span>
      <span class="faq-icon">+</span>
    </button>
    <div class="faq-answer">
      Proses umumnya memerlukan waktu beberapa minggu hingga bulan tergantung kelengkapan dokumen serta tahapan verifikasi dari pemerintah daerah dan pusat.
    </div>
  </div>

</div>

<style>
.faq-bpjs-wrapper {
  max-width: 100%;
  margin: 20px 0;
  font-family: inherit;
  font-size: 16px;
}

.faq-item {
  border: 1px solid #e0e0e0;
  border-radius: 6px;
  margin-bottom: 10px;
  overflow: hidden;
}

.faq-question {
  width: 100%;
  background: #ffffff;
  border: none;
  padding: 14px 16px;
  display: flex;
  justify-content: space-between;
  align-items: center;
  cursor: pointer;
  text-align: left;
  color: #000000;
  font-size: 16px;
  font-weight: normal;
}

.faq-question:focus {
  outline: none;
}

.faq-icon {
  font-size: 18px;
  line-height: 1;
  font-weight: normal;
}

.faq-answer {
  display: none;
  padding: 14px 16px;
  background: #fafafa;
  color: #333333;
  font-size: 16px;
  line-height: 1.6;
  font-weight: normal;
}
</style>

<script>
(function () {
  var faqButtons = document.querySelectorAll('.faq-question');

  faqButtons.forEach(function (btn) {
    btn.addEventListener('click', function () {
      var answer = this.nextElementSibling;
      var icon = this.querySelector('.faq-icon');

      if (answer.style.display === 'block') {
        answer.style.display = 'none';
        icon.textContent = '+';
      } else {
        answer.style.display = 'block';
        icon.textContent = '-';
      }
    });
  });
})();
</script>
<p>Artikel <a href="https://desapandakgede.id/bpjs-mandiri-ke-pbi-2026-cara-pindah-online-offline-dan-syarat-terbaru/">BPJS Mandiri ke PBI 2026: Cara Pindah Online &amp; Offline, dan Syarat Terbaru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://desapandakgede.id">Desapandakgede.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
